Tata Cahaya dalam Pengambilan Gambar Bab 14
Tata Cahaya dalam Pengambilan Gambar Bab 14
A. Memahami Tata Cahaya dalam Pengambilan Gambar
Cahaya dan fotografi tidak dapat dipisahkan. Dalam fotografi, cahaya memiliki fungsi sebagai berik Fungsi penerangan, yaitu cahaya memberikan penerangan terhadap objek dengan intensitas cahaya yanh berbeda-beda.
2. Fungsi dimensi, yaitu cahaya memberikan kedalaman dan gelap terang terhadap objek sehingga dimensi muncul dan membentuk perspektif.
3. Fungsi pemilihan, yaitu cahaya menentukan objek dan area yang disorot sehingga bagian tertentu yang terlihat jelas dapat menarik perhatian.
4 Fungsi atmosfir, yaitu cahaya memberikan atmosfir (suasana) sehingga yang melihat akan terbawa sera emosi.
Dalam fotografi terdapat tiga jenis sumber cahaya, seperti berikut ini.
1.Available lighting, yaitu pencahayaan dengan menggunakan sumber cahaya yang natural lighting seperti matahari, lampu kamar, lampu kota, dan sebagainya.
2. Artificial lighting, yaitu pencahayaan dengan menggunakan sumber cahaya yang dipersiapkan oleh fotogra seperti flash, strobist, studio light, dan lain-lain.
3. Mix lighting, yaitu pencahayaan dengan menggunakan sumber cahaya gabungan dari sumber cahaya yang telah tersedia dan sumber cahaya yang dipersiapkan oleh fotografer,
Secara sederhana ada empat pola pencahayaan atau tata cahaya dalam pemotretan, yaitu sebagai beriku
1.Paramount/butterfly lighting adalah tata cahaya yang menempatkan pencahayaan di belakang atas kamer sehingga menghasilkan bayangan berbentuk kupu-kupu di bawah hidung model/objek.
2.Rembrandt lighting adalah tata cahaya yang mengikuti pencahayaan pada lukisan-lukisan Rembrandt yang memiliki ciri khas bentuk segitiga pada pipi wajah. Pencahayaan ini dapat diperoleh dengan model/objek berbalik sedikit menjauhi cahaya, sedangkan cahaya hanis berada di atas bagian atas kepala model sehingga bayangan hidung akan jatuh ke bawah menuju pipi. Dengan demikian pencahayaan ini cocok untuk model yang memiliki tulang pipi menonjol dan hidung mancung (tidak kecil). Tata cahaya ini memberi efek lebih dramatis.
3.Split lighting adalah tata cahaya yang membagi wajah, yaitu satu sisi wajah terdapat cahaya dan sisi lain terdapat bayangan. Untuk mendapatkan pencahayaan ini, cahaya ditempatkan go" ke kiri atau kanan dari model/objek dan dapat disesuaikan dengan wajah model/objek. Pencahayaan ini dapat memberi kesan dua sisi.
4.Loop lighting adalah tata cahaya yang membuat bayangan kecil di sebelah sisi hidung. Untuk membuat pencahayaan ini, sumber cahaya (dari reflektor) harus sedikit lebih tinggi dari mata sekitar 30-45 dari kamera (disesuaikan dengan objek/model). Pencahayaan ini memberi sentuhan detail.
B. Melakukan Pengaturan Tata Cahaya dalam Pengambilan Gambar
Sebelum melakukan pengaturan tata cahaya, sebaiknya kita mengetahul peralatan pencahayaan dalan fotografi, Berikut ini beberapa peralatan pencahayaan tersebut.
1.Sumber cahaya, yaitu flash head (pack) dan monolight.
2.Pengubah cahaya, yaitu umbrella dan soft box.
3.Grip dan stand.
Komentar
Posting Komentar