Jenis Kamera dan Alat Bantu Fotografi Bab 11

A. Memahami Jenis Kamera dan Alat Bantu Fotografi


Kamera adalah alat optik untuk menangkap gambar yang kemudian disimpan pada film atau kartu memori. Perkembangan teknologi kamera sangat pesat sehingga jenis kamera sangat variatif. Pemilihannya bergantung kebutuhan sang fotografer. Berikut ini beberapa jenis kamera yang masih digunakan hingga saat ini.

 1.Kamera compact digital adalah kamera kecil dan ringan yang memiliki kemudahan dalam penggunaannya karena tidak perlu mengganti lensa dan tidak perlu melakukanexposure pengaturan segitiga exposure.

2.Kamera digital SLR adalah kamera yang dapat diganti- ganti lensanya, memiliki pengaturan segitiga exposure secara manual, dan memiliki sensor lebih besar sehingga dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam.

3. Kamera mirrorless adalah karnera tanpa cermin sehingga memiliki ukuran lebih ringkas dan dapat berganti lensa, tetapi dari segi kemampuan dapat disetarakan dengan kamera digital SLR.

4- Kamera aksi (action cam) adalah kamera ukuran kecil yang memiliki ketahanan mumpuni untuk mengabadikan momen aksi, memiliki resolusi tinggi, dapat dipasang di berbagai permukaan, dan dapat dikontrol menggunakan smartphone.

5.Kamera 360 adalah kamera yang mengambil gambar setengah atau seluruh lingkar pandang dengan menggunakan dua kamera yang saling membelakangi.

6.Kamera film adalah kamera yang menggunakan film 35 mm sebagai media rekam.

Dalam penggunaannya, berbagai macam jenis kamera tersebut membutuhkan alat bantu fotografi. Alat bantu fotografi tersebut di antaranya seperti berikut.

1.White balance tools adalah alat untuk mengatur secara akurat color balance dan exposure pada kamera.

2.Tripod/monopod adalah alat untuk menyangga kamera agar tetap stabil saat pengambilan gambar.

3.Filter adalah aksesori kamera untuk menyaring cahaya dan menambahkan efek pada pengambilan gambar. Dengan menggunakan filter, hasil foto dapat tampil beda.

4. Lensa hood adalah tudung lensa untuk menghalangi cahaya yang tidak diinginkan masuk ke lensa sehingga tidak terjadi flaring (efek seperti kabut atau asap) dan melindungi lensa dari benturan secara langsung.

5.Kabel shutter release adalah alat yang berfungsi untuk menekan shutter pada jarak jauh (sesual panjang kabel) sehingga goncangan dapat berkurang saat shutter ditekan.

6. Flash external adalah alat untuk membantu pencahayaan yang bersifat portabel. 

7.Battery grip adalah aksesori kamera untuk menyimpan baterai tambahan sehingga pernakalan kamera dapat lebih lama.

8.Lightstand adalah alat penyangga lampu yang digunakan dalam pengambilan foto. 

9.Trigger adalah alat pemicu flash sehingga lampu akan otomatis menyala ketika shutter ditekan.

10.Flash meter adalah alat untuk mengukur kekuatan sumber cahaya sehingga cahaya yang didapatkan sesuai keinginan.

11.Softbox adalah alat pengubah cahaya yang menghasilkan cahaya lembut.

12. Payung reflektor adalah alat untuk memantulkan cahaya dari flash sehingga cahaya akan memantul secara luas yang baik untuk objek foto.

13.Reflektor adalah alat untuk memantulkan cahaya utama. Penggunaan alat ini biasanya dipegang secara manual. 

14.Background adalah kain latar yang digunakan untuk pemotretan di studio dengan berbagai macam warna dan pola.

15.Strobe adalah lampu yang menghasilkan cahaya sangat luas. Lampu ini biasa digunakan di dalam ruangan. 

16. Honeycomb adalah alat pengubah cahaya yang menghasilkan cahaya simetris. Alat ini berfungsi untuk menghaluskan cahaya yang jatuh ke arah objek gambar. 

17.Barndoor adalah alat pengubah cahaya sehingga cahaya dapat diarahkan tanpa mengganggu bagian lain. Alat ini membantu mengatur cahaya agar tepat sasaran.

18.Snoot adalah lampu yang menghasilkan cahaya sempit untuk menerangi bagian atas kepala dan bahu. Alat ini sering digunakan untuk fotografi fashion.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Bahasa Indonesia