Dasar-Dasar Fotografi bab 10
A. Pengertian Fotografi dan Dasar-Dasar Fotografi
Fotografi adalah seni serta penghasilan gambar dan cahaya pada film atau permukaan yang dipekakan. Fotografi merupakan penerapan ilmu seni dan sains untuk pembuatan gambar dengan cara menangkap pantulan cahaya dari objek yang kemudian dilanjutkan ke media film atau image sensor sehingga dihasilkan gambar yang memiliki esensi (hakikat) seni. Pada prinsipnya, fotografi menggunakan medium pembiasan yang disebut lensa untuk memfokuskan cahaya yang dipantulkan dari benda dengan intensitas cahaya tertentu ke dalam media penangkap cahaya.
Pada penerapannya, gambar foto yang baik tergantung pada pengaturan intesitas cahaya yang tepat. Intesitas cahaya yang tepat tersebut didapatkan dengan mengatur kombinasi dari 150 speed, aperture, dan shutter speed. Kombinasi ketiga hal tersebut dikenal dengan sebutan segitiga exposure.
1. Aperture berfungsi sebagai pengontrol jumlah cahaya yang masuk ke lensa. Semakin besar bukaan aperture maka semakin banyak cahaya yang masuk dan semakin besar juga area bokeh (blur). Semakin kecil bukaan aperture maka semakin sedikit cahaya yang masuk dan semakin kecil area bokeh. Ukuran aperture tersebut. ditampilkan dengan F-number, yaitu F32, F22, F16, P11, FB, F5.6, F4, F2.8, F2, F1.4-
2.Shutter speed atau kecepatan shutter berfungsi untuk mengontrol pergerakan objek pada hasil foto yang jika shutter speed lambat maka objek akan terlihat kabur saat bergerak. Shutter speed juga dapat mengatur waktu pencahayaan. Shutter speed cepat berarti waktu pencahayaan sedikit, sedangkan shutter speed lamban berarti waktu pencahayaan banyak. Kecepatan shutter speed ditampikan dengan 1/1000, 1/500, 1/250, 1/125, 1/60, 1/30, 1/15, 1/8, 1/4, 1/2, 1, 3, dan seterusnya.
ISO berfungsi untuk mengatur sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin rendah ISO maka semakin tinggi kualitas foto, akan tetapi apabila semakin tinggi ISO maka semakin rendah kualitas foto dan kemungkinan muncul noise lebih besar. Kecepatan ISO ditampilkan dengan angka 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400, dan seterusnya.
B. Mengembangkan Referensi Gambar Sesuai Ilmu Fotografi
Untuk melakukan pengembangan referensi gambar pada fotografi di era sekarang ini, banyak kegiatan yang dapat diikuti baik untuk pemula ataupun tahap mahir, seperti pameran foto, rally foto, hunting foto, lomba foto, melihat buku/majalah foto, dan bergabung dengan komunitas foto balk secara langsung atau online.
Dengan mengikuti kegiatan kegiatan di atas, selain menambah referensi juga dapat menambah wawasan tentang ilmu Fotografi. Dalam dunia fotografi terdapat genre atau aliran fotografi dan setiap genre memiliki gaya masing-masing yang menginspirasi setiap fotografer. Genre fotografi tersebut di antaranya berikut ini.
1.Aerial photography adalah foto yang diambil dari atas udara.
2. Architectural photography adalah foto arsitek yang memiliki warna, struktur, dan bentuk arsitek yang menarik.
3.Candid photography adalah foto yang diambil berdasarkan momen yang terjadi secara spontan.
4.Documentary photography adalah foto yang memiliki cerita berdasarkan suatu peristiwa.
5.Fashion photography adalah foto yang memperlihatkan keglamoran, kreatif, dan cantik secara visual untuk menarik minat konsumen.
6.Food photography adalah foto yang menampilkan makanan dan atau minuman, balk hanya untuk berbagi informasi makanan ataupun untuk keperluan promosi.
7.Landscape photography adalah foto yang memperlihatkan pemandangan yang indah ataupun pemandangan tentang perubahan lingkungan.
8.Night-long exposure photography adalah foto yang memperlihatkan pemandangan atau lingkungan di waktu malam.
9.Photo journal adalah foto yang diambil pada saat kejadon kemudian dinformaukan secepat mungkin pada masyarakat.
10.to. Conceptual fine art photography adalah foto yang memiliki konsep atau cita rasa seni dalam pembuatannya.
11.Portraiture adalah foto yang memperlihatkan suasana hati dan ekspresi orang.
12. Sport photography adalah foto yang memperlihatkan peristiwa olahraga.
13.Street photography adalah foto yang memperlihatkan kejadian sehari-hari pada masyarakat.
14.War photography adalah foto yang memperlihatkan kejadian perang pada suatu negara.
15.Wildlife photography adalah foto yang memperlihatkan kehidupan liar binatang.
Komentar
Posting Komentar